Berita

Calon Jamaah Haji Jangan Lepas Identitas Indonesia

Written by Admin Kamis, 19 September 2013

BEKASI- Kementerian Agama mengimbau calon jamaah haji untuk tidak melepas identitasnya sebagai warga Indonesia selama berada di Arab Saudi untuk mempermudah pengawasan petugas keamanan.
    
“Jamaah diimbau selalu mengenakan identitas yang menunjukkan berasal dari Indonesia, seperti seragam, kartu pengenal, dan lainnya agar dikenali petugas keamanan kita di Tanah Suci,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimayu, dalam kunjungannya ke Asrama Haji Jawa Barat Kamis (12/9)
 
Menurut dia angka kriminalitas yang menimpa jamaah haji Indonesia di Tanah Suci Mekah relatif tinggi setiap tahunnya.
    
“Berdasarkan data yang kami miliki pada penyelenggaraan haji 2012, angka kriminalitasnya mencapai 269 kasus, dengan nilai kerugian yang dialami jamaah sekitar Rp 668 juta atau setara dengan 283,569 riyal,” katanya.
    
Menurut dia, angka tersebut masih tergolong jumlah minimal karena di luar kasus yang tidak terungkap maupun yang tidak dilaporkan jamaah kepada petugas.
    
“Saya imbau jamaah lebih hati-hati dan tetap berada dalam pengawasan petugas kemanan yang kita utus ke sana,” katanya.
    
Menurutnya, petugas keamanan tersebut berasal dari jajaran Polri dan Kementerian Agama yang bertanggung jawab terhadap keamanan jamaah selama beribadah.
    
“Kami sudah tambah petugas keamanan di Tanah Sucii dari Kementerian Agama dan polisi dengan seragam Polri,” ujarnya.
    
Para petugas itu memantau kemanan jamaah mulai dari masjid hingga penginapan. “Kami juga sudah buat sektor khusus di Masjidil Haram khusus untuk Indonesia,” katanya.
    
Sektor khusus yang pertamakalinya ini diterapkan pada 2013 memiliki beraga fasilitas, seperti posko keamanan, tempat peristirahatan, dan sentral komunikasi.
 

More Articles...

Page 5 of 5