Dana Setoran Awal Calhaj Indonesia capai Rp 76 T

BATAM -- Kementerian Agama sudah mengumpulkan Rp 76 triliun dana setoran awal dari jamaah calon haji se-Indonesia untuk membiayai persiapan hingga pelaksanaan ibadah rukun Islam kelima tersebut.
 
"Hingga saat ini dana yang terkumpul dari setoran awal Rp76 triliun sehingga menarik minat berbagai pihak," kata Direktur Pelayanan Dalam Negeri Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Ahda Barori, Selasa (28/7).
 
Dana itu akan digunakan untuk semua kebutuhan jamaah haji dalam menjalankan ibadah itu, baik untuk persiapan pemberangkatan di Tanah Air, maupun selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
 
Ia menyatakan meski penyelenggaraan ibadah haji Indonesia kerap dikeluhkan, namun warga negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Pakistan, dan India kagum dengan pengelolaan haji di Indonesia, yang dianggap sukses memberangkatkan jamaah setiap tahun.
 
"Justru kita yang punya jumlah jamaah haji terbesar di dunia tetapi secara umum pelaksanaannya berjalan dengan sangat tertib. Seharusnya kita bisa mensyukuri hal itu," kata dia saat melantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Batam.
 
Menurut dia wajar jika banyak pihak menyoroti penyelenggaraan haji, karena ibadah itu menyangkut dana relatif besar.
 
Sementara itu, Ahda Barori mengatakan pelantikan PPIH Embarkasi Batam merupakan pelantikan PPIH yang pertama dilakukan tahun ini dari 13 embarkasi haji di seluruh Indonesia.
 
PPIH Embarkasi Batam dilantik oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Riau Robert Iwan Loriaux yang mewakili Gubernur Kepri Muhammad Sani.
 
Robert mengatakan berdasarkan pasal 8 UU Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggung jawab pemerintah, demi pelayanan terbaik kepada jamaah. (rol)
 
"Namun, kami masih melihat justru di tugas utama untuk melakukan pelayanan inilah masih kurang prima. Kami mohon panitia yang baru saja dilantik dapat mencermati ini, karena kesempurnaan ibadah yang dilaksanakan oleh para jamaah tergantung dari pelayan yang diberikan," kata dia.