Musim Haji 2016 Jamaah Haji Lansia Dilengkapi Gelang GPS

PALEMBANG -- Pemerintah melalui Kementerian Agama akan terus melakukan peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji Indonesia. Pelayanan yang akan ditingkatkan adalah untuk fasilitas makan jamaah haji, pemondokan dan pelayanan katering.
 
Usai menghadiri rapat kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Jumat (4/3) Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin menjelaskan, “Ada tiga hal yang akan ditingkatkan kualitasnya, yaitu Fasilitas makan jamaah haji selama di Mekkah kita tingkatkan dari 12 kali menjadi 24 kali. Untuk pemondokan akan ditingkatkan kualitas hotelnya, juga kateringnya.”
 
Selain itu, menurut Menteri Lukman Hakim, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap jamaah yang kerap tersesat selama menunaikan ibadah haji, terutama mereka yang lanjut usia (lansia).  Selama pelaksanaan ibadah haji 2015 sering terjadi jamaah yang tersesat.
 
“Untuk jamaah haji yang lansia akan kita berikan gelang dengan dilengkapi global positioning system atau GPS agar bila tersesat akan dapat dimonitor keberadaannya. Selagi orang tersebut masih di bumi maka akan tetap diketahui keberadaannya,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.
 
Selain itu, menurut Menteri Agama, pemerintah akan terus memperjuangkannya penambahan kuota jamaah haji asal Indonesia. “Saya terus perjuangkan penambahan kuota 10.000 jamaah kepada Raja Salman. Raja Salman memang sudah menjanjikan penambahan kuota saat menerima kunjungan Presiden Joko Widodo," ujarnya.
 
Menurut Lukman Hakim, karena masih direnovasinya Masjidil Haram maka kuota haji Indonesia masih akan terpangkas kuotanya 20 persen seperti tahun lalu. Demikin juga dengan kuota jamaah haji dari Provinsi Sumatera Selatan pada musim haji 2016 kuotanya tidak akan berbeda dengan kuota 2015 yaitu 5.040 jamaah. (rol)