Pembimbing Haji Berperan Sosialisasikan Jadwal Jumrah

MAKKAH -- Kepala Sektor 09 Daker Makkah, Misbahudin, mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait jadwal lempar jumrah bagi jamaah. Misbahudin menilai kuncinya terletak pada pembimbing ibadah dan ketua kloter.

‘’Kalau saya melihat, hal ini sebenarnya terletak pada tokoh-tokoh kuncinya. Mereka adalah para kiai, petugas KBIH, pembimbing ibadah,’’ kata Misbahudin pada Senin (29/8).

Sektor 09 terdiri atas 13 pemondokan yang tersebar di wilayah Misfalah. Misbahudin mengaku telah menyampaikan larangan-larangan waktu melempar jumrah kepada ketua kloter agar dapat dipahami oleh jamaah. Karena melempar jumrah tidak hanya terkait masalah afdholiyah, tapi juga masalah keamanan jamaah sendiri.

Misbahudin mengatakan jamaah akan menuruti perintah dari ketua kloter dan pembimbing ibadah kloter baik itu dari unsur KBIH atau masyarakat umum seperti kiai. Karena itu, simpul-simpulnya terletak pada pembimbing ibadah, ketua kloter, KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) dan para kiai karena masyarakat sangat awam tentang afdholiyah dari ibadah melempar jumrah.

‘’Mudah-mudahan kita masih punya waktu untuk melakukan pendekatan dengan mereka,’’ katanya. ‘’Saya akan mencoba melakukan pendekatan dengan mengundang para pengurus KBIH yang ada di kloter-kloter itu.’’

Misbahudin mengaku akan mengumpulkan semua tokoh kunci tersebut. Jika tidak bisa, dia ingin mendatangi tiap hotel untuk bertemu tokoh kunci guna menyukseskan sosialisasi jadwal lempar jumrah. Dia akan mengkoordinasikan dengan pembimbing ibadah di sektor.

‘’Kami minta ketua kloter dan pembimbing ibadah untuk tegas tidak ikut melontar meskipun ada yang memaksa melontar saat jam-jam yang dilarang,’’ katanya. ‘’kita tidak ingin peristiwa tahun lalu itu terjadi kembali pada jamaah kita.’’